• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Harga Batu Bara Turun, DPRD Berau Waspadai Potensi PHK Massal

Suriadi Said by Suriadi Said
11 Maret 2026 | 20:42
Reading Time: 2 mins read
0
Harga Batu Bara Turun, DPRD Berau Waspadai Potensi PHK Massal

Wakil Ketua DPRD Berau Subroto

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

dprd nusantaraterkini.jpg scaled

Pranala.co, BERAU — Ketidakpastian ekonomi global mulai dirasakan oleh industri pertambangan batu bara. Sejumlah perusahaan dilaporkan mengurangi aktivitas produksi, bahkan ada yang menghentikan operasionalnya karena penurunan harga komoditas tersebut.

PILIHAN REDAKSI

Batu Bara Sitaan di Kaltim Resmi Dilelang, Nilainya Tembus Rp20,9 Miliar

Batu Bara Sitaan di Kaltim Resmi Dilelang, Nilainya Tembus Rp20,9 Miliar

9 Juli 2026 | 08:22
RKAB Dipangkas, Kutim Khawatir Kehilangan Rp2,34 Triliun dan 10 Ribu Pekerja Berisiko PHK

RKAB Dipangkas, Kutim Khawatir Kehilangan Rp2,34 Triliun dan 10 Ribu Pekerja Berisiko PHK

25 Juni 2026 | 10:03

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan meningkatnya angka pengangguran, terutama jika perusahaan mengambil langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawannya.

Hal tersebut menjadi perhatian DPRD Berau. Wakil Ketua DPRD Berau Subroto menilai dampak perlambatan industri tambang tidak hanya dirasakan perusahaan, tetapi juga dapat berimbas luas pada perekonomian daerah.

“Efek dominonya luas, ekonomi daerah juga menjadi taruhannya,” ujar Subroto.

Subroto mengingatkan pemerintah daerah untuk segera menyiapkan strategi jangka panjang agar perekonomian Berau tidak sepenuhnya bergantung pada sektor pertambangan.

Menurutnya, potensi PHK massal harus diantisipasi sejak dini. Jika pengurangan tenaga kerja terjadi secara besar-besaran, angka pengangguran terbuka di daerah itu diperkirakan akan meningkat.

Ia juga meminta perusahaan tambang tetap memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal, khususnya jika terjadi penyesuaian jumlah pekerja.

“Kalau memang terjadi PHK massal, pesan saya kepada perusahaan tetap memprioritaskan tenaga kerja lokal,” katanya.

Subroto menambahkan, perusahaan seharusnya memberikan kesempatan bagi pekerja lokal yang telah memiliki pengalaman untuk meningkatkan jenjang kariernya.

Sebagai contoh, pekerja yang sebelumnya berposisi sebagai helper atau karnet dapat dipromosikan menjadi operator apabila dinilai telah memiliki kemampuan yang memadai.

“Jangan sampai alasan pengurangan tenaga kerja justru lebih banyak menyasar pekerja lokal, sementara tenaga kerja dari luar daerah tidak tersentuh,” tegasnya.

Selain itu, Subroto juga menilai komposisi tenaga kerja lokal di perusahaan tambang masih perlu ditingkatkan.

Saat ini, menurutnya, rata-rata tenaga kerja lokal di perusahaan tambang sekitar 60 persen. Ia berharap angka tersebut dapat ditingkatkan hingga mencapai 80 persen.

Dengan demikian, apabila terjadi pengurangan tenaga kerja, dampaknya terhadap masyarakat Berau dapat diminimalkan.

Subroto juga mengimbau masyarakat agar tidak terlalu bergantung pada sektor tambang sebagai sumber utama pekerjaan.

Ia menilai masih banyak sektor lain yang memiliki peluang kerja, salah satunya sektor perkebunan yang hingga kini justru masih kekurangan tenaga kerja.

“Padahal orang luar saja bisa bekerja di kebun, masa orang lokal tidak mau,” ujarnya.

Lebih jauh, Subroto menekankan pentingnya pengembangan sektor hilirisasi industri sebagai solusi jangka panjang untuk membuka lapangan kerja baru di Berau.

Ia mencontohkan potensi besar dari komoditas kelapa sawit yang selama ini dihasilkan di daerah tersebut.

Setiap hari, ribuan ton minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dikirim keluar daerah tanpa melalui proses pengolahan lanjutan di Berau.

Menurutnya, jika daerah mampu membangun industri pengolahan sendiri, seperti pabrik minyak goreng atau produk turunan lainnya, maka peluang penyerapan tenaga kerja akan semakin besar.

“Bahkan bisa lebih besar dari sektor tambang,” jelasnya.

Karena itu, DPRD Berau mendorong pemerintah daerah agar serius mengembangkan sektor hilirisasi industri sehingga perekonomian daerah memiliki sumber pertumbuhan baru ketika sektor tambang mulai mengalami penurunan.

“Kami di DPRD sudah sering menyampaikan bahwa hilirisasi sangat penting untuk masa depan Berau,” pungkasnya. (ADS/DPRD BERAU)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Batu BaraDPRD Berau
Previous Post

Bupati Kutim Instruksikan Pasar Murah Digelar Rutin untuk Kendalikan Inflasi

Next Post

105 Suspek Campak Ditemukan di Kutim, Diskes Waspadai Potensi KLB

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
105 Suspek Campak Ditemukan di Kutim, Diskes Waspadai Potensi KLB

105 Suspek Campak Ditemukan di Kutim, Diskes Waspadai Potensi KLB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved