• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Inflasi Belum Jinak, Harga Pangan di Samarinda Masih Bikin Khawatir

Suriadi Said by Suriadi Said
13 April 2026 | 17:11
Reading Time: 2 mins read
0
Inflasi Belum Jinak, Harga Pangan di Samarinda Masih Bikin Khawatir

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, Senin, 13 April 2026. [Foto: Prokopim Bontang]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

ANGKA inflasi Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) masih berada di atas target nasional. Tidak jauh, tapi cukup menjadi alarm. Di tengah tekanan harga kebutuhan pokok, pemerintah kota memilih fokus pada dua hal mendasar: pasokan dan distribusi.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan komitmen pengendalian inflasi saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, Senin, 13 April 2026.

PILIHAN REDAKSI

Siasat Bupati Kutim Redam Inflasi Lewat Halaman Rumah

Siasat Bupati Kutim Redam Inflasi Lewat Halaman Rumah

6 Juli 2026 | 16:55
Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek BBM Naik, SPBU dan APMS di Kubar Dijaga Ketat demi Amankan Harga Pokok Soal BBM Oplosan di Samarinda Kaltim, Wali Kota: Jangan Asal Klaim BBM Aman! 70 Persen Konsumen Balikpapan Beralih ke BBM Nonsubsidi, Antrean SPBU Tertangani

Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek

5 Juli 2026 | 17:13

“Pengendalian inflasi harus difokuskan pada ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi,” kata Saefuddin.

Data terbaru menunjukkan inflasi Samarinda berada di angka 3,92 persen. Angka ini memang lebih rendah dibanding bulan sebelumnya, namun masih melampaui target nasional yang berada di kisaran 3,5 persen.

Secara nasional, Badan Pusat Statistik mencatat inflasi bulanan sebesar 0,41 persen dan tahunan 3,48 persen.

Di lapangan, tekanan harga mulai terlihat. Sejumlah komoditas berpotensi naik, mulai dari bawang merah, cabai rawit, hingga daging ayam dan beras.

Meski relatif stabil, beberapa harga kebutuhan pokok masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Berdasarkan data Dinas Perdagangan Kota Samarinda:

  • Beras: Rp17.500/kg
  • Gula: Rp19.600/kg
  • Bawang merah: Rp49.000/kg
  • Bawang putih: Rp37.700/kg
  • Minyakita: Rp18.400/liter
  • Daging sapi: Rp165.000/kg
  • Daging ayam: Rp35.500/kg
  • Telur ayam: Rp33.700/kg
  • Cabai rawit: Rp86.000/kg

Harga-harga tersebut menunjukkan tekanan masih ada, terutama pada komoditas hortikultura yang sensitif terhadap distribusi. Salah satu faktor yang disorot pemerintah adalah hambatan distribusi. Kemacetan di sejumlah ruas jalan disebut ikut memengaruhi pergerakan logistik.

Saefuddin menyinggung kondisi lalu lintas di jalur Gunung Manggah, Sambutan hingga Palaran, yang kerap padat pada jam sibuk. Dengan kata lain, persoalan inflasi tidak hanya soal stok, tetapi juga soal bagaimana barang bergerak dari produsen ke pasar.

“Distribusi jadi tidak lancar. Ini tentu berdampak pada harga,” ujarnya.

Di sisi pasokan, kabar relatif positif datang dari sektor energi dan logistik pangan. Pertamina memastikan tidak ada perubahan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi. Stok LPG subsidi juga dilaporkan aman.

Sementara itu, Perum Bulog Samarinda mencatat ketersediaan: Beras medium: 8.868 ton; Beras premium: 256 ton; Minyakita: 205.556 liter Penyerapan gabah dari wilayah sekitar, termasuk Marangkayu, juga terus dilakukan untuk menjaga cadangan.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Samarinda, Nadya Turisna, menyebut kerja sama antar daerah menjadi kunci. Pasalnya, Samarinda bukan daerah penghasil utama sejumlah komoditas pangan.

Selain itu, pemerintah kota juga mendorong pemanfaatan teknologi digital, termasuk aplikasi pemantauan harga untuk memberikan informasi cepat kepada masyarakat. [RIL/DIAS]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: InflasiInflasi Samarinda
Previous Post

Perpustakaan Kutim Sepi Peminat, Gedung Sempit dan Panas

Next Post

Cuaca Panas Mulai Terasa, Balikpapan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Lahan

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Next Post
Cuaca Panas Mulai Terasa, Balikpapan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Lahan

Cuaca Panas Mulai Terasa, Balikpapan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Lahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved