• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Inovasi Co-Firing Biomassa, Pupuk Kaltim Hemat 59 Ribu Ton Emisi CO2 per Tahun

Suriadi Said by Suriadi Said
21 Mei 2025 | 00:01
Reading Time: 2 mins read
1
Inovasi Co-Firing Biomassa, Pupuk Kaltim Hemat 59 Ribu Ton Emisi CO2 per Tahun Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen ESG, Target Pengurangan Emisi 32 Persen pada 2030

Propan Weber Suhardiyatno, Senior Vice President (SVP) Pengembangan Pupuk Kaltim, dalam Kelas Jurnalis ESG di Jakarta, Sabtu (26/4/2025). [FOTO SURIADI SAID]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG, Pranala.co – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) serius menekan emisi karbon demi mendukung agenda keberlanjutan nasional dan global. Perusahaan ini membidik penurunan emisi karbon hingga 32 persen pada tahun 2030, dengan target nol emisi karbon (Net Zero Emission/NZE) pada 2060, sesuai Roadmap Dekarbonisasi yang telah disusun.

Senior Vice President Pengembangan & Portofolio Bisnis Pupuk Kaltim, Propan Weber Suhardiyatno, menjelaskan sejumlah program strategis yang dijalankan sebagai langkah nyata dalam mengurangi jejak karbon. Salah satu inisiatif unggulan adalah proyek Co-Firing Coal dengan biomassa di pembangkit tenaga uap milik perusahaan.

PILIHAN REDAKSI

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Pupuk Kaltim Kucurkan Rp4,6 Miliar, 50 Anak Bontang Kini Bebas Biaya Sekolah hingga Wisuda

Pupuk Kaltim Kucurkan Rp4,6 Miliar, 50 Anak Bontang Kini Bebas Biaya Sekolah hingga Wisuda

16 Juli 2026 | 08:46

“Co-firing adalah proses substitusi bahan bakar batu bara dengan biomassa secara parsial. Dengan pengurangan 5% penggunaan batu bara, kami dapat mengurangi hingga 59.000 ton emisi karbon dioksida (CO2) per tahun pada 2030,” ujar Propan dalam siaran pers resmi, Selasa (20/5/2025).

Proyek Co-Firing Coal ini diterapkan pada boiler batu bara dengan kapasitas 220×2 ton per jam, menjadi salah satu pilar utama Pupuk Kaltim dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Selain itu, perusahaan sedang membangun pabrik soda ash berkonsep ekonomi sirkular yang diperkirakan mampu menyerap sekira 174.000 ton CO2 setiap tahun.

Tak hanya itu, proyek Revamping Pabrik Ammonia Pupuk Kaltim 2 juga tengah berjalan untuk menurunkan emisi karbon sebesar 110 ribu ton CO2 per tahun pada 2030 sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

Di sisi lain, penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap ditargetkan dapat memangkas emisi sekitar 900 ton CO2, serta pengoperasian kendaraan listrik yang mengurangi emisi hingga 110 ton CO2 di tahun yang sama.

Tidak hanya fokus pada proses produksi, Pupuk Kaltim juga meluncurkan inovasi produk ramah lingkungan. Salah satunya adalah pengembangan pupuk NPK Pelangi Jos yang menggunakan teknologi mikroba untuk meningkatkan efisiensi pemupukan sekaligus mengurangi pencemaran tanah.

“Pupuk ini sudah kami kembangkan selama dua tahun terakhir. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan efisiensi pemupukan hingga 25 persen dan produktivitas pertanian naik sebesar 15 persen,” jelas Propan.

Pupuk Kaltim menegaskan bahwa pencapaian target penurunan emisi akan dilakukan melalui integrasi berbagai program efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, dan penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam setiap lini produksi.

“Semua program ini kami jalankan secara terintegrasi untuk mewujudkan Pupuk Kaltim yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tambah Propan. [RED]

 

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: KaltimPupuk Kaltim
Previous Post

Prabowo Tunjuk Bimo Wijayanto jadi Dirjen Pajak, Ini Profil dan Harta Kekayaannya

Next Post

Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Segera Cair, Ini Bocoran Besaran Lengkapnya

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Next Post
Kaltim Rajanya Kredit, Rp96 Triliun Dicairkan, Pertumbuhan Tertinggi se-Kalimantan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Segera Cair, Ini Bocoran Besaran Lengkapnya Rp3,38 Triliun Uang Tunai Beredar di Kaltim Jelang Lebaran Bank Indonesia Siapkan Rp4,19 Triliun untuk Penukaran Uang di Kaltim

Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Segera Cair, Ini Bocoran Besaran Lengkapnya

Comments 1

  1. Ping-balik: Pupuk Kaltim Targetkan Turunkan Emisi Karbon 32 Persen pada 2030, Siap Menuju Nol Emisi 2060 - NEWSBORNEO.ID

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved