• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Naik 9 Persen Kurun Seminggu, Pi Network Bikin Heboh Dunia Kripto

Suriadi Said by Suriadi Said
23 April 2025 | 22:25
Reading Time: 2 mins read
1
Naik 9 Persen Kurun Seminggu, Pi Network Bikin Heboh Dunia Kripto

Naik 9 Persen Kurun Seminggu, Pi Network Bikin Heboh Dunia Kripto

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Samarinda, PRANALA.CO – Mata uang digital Pi Network kembali jadi bahan perbincangan hangat di tengah geliat dunia kripto. Di tengah euforia investor terhadap fluktuasi harga dan potensi cuan, muncul pertanyaan lebih mendasar: apakah Pi benar-benar sebuah terobosan, atau sekadar ilusi digital?

Menurut data dari CoinGecko, Rabu (23/4/2025), harga koin Pi tercatat di angka USD 0,6707, mengalami kenaikan 6,1 persen dalam 24 jam terakhir dan 9 persen dalam sepekan. Kapitalisasi pasar Pi Network kini mencapai USD 4,65 miliar, angka yang tak bisa dipandang sebelah mata di dunia kripto yang volatil.

PILIHAN REDAKSI

Harga Bitcoin Tembus Rp2,1 Miliar per Koin Harga Bitcoin Melejit, Analis Prediksi Bisa Tembus Rp2 Miliar di 2025

Harga Bitcoin Tembus Rp2,1 Miliar per Koin

9 Oktober 2025 | 16:25
Transaksi Kripto Kini Bebas PPN, Ini Penjelasan Lengkap PMK Terbaru

Transaksi Kripto Kini Bebas PPN, Ini Penjelasan Lengkap PMK Terbaru

31 Juli 2025 | 06:16

Namun di balik statistik menggoda itu, Pi Network mengusung konsep yang cukup berbeda dibanding “senior” seperti Bitcoin atau Ethereum. Pi tidak membutuhkan rig penambangan mahal atau konsumsi listrik berlebih. Sebaliknya, pengguna cukup menekan tombol di aplikasi setiap 24 jam—tanpa suara kipas keras, tanpa lonjakan tagihan listrik.

Dibangun oleh dua lulusan Stanford University, Dr. Nicolas Kokkalis dan Dr. Chengdiao Fan, proyek ini mengklaim mampu menghadirkan kripto yang lebih ramah lingkungan, inklusif, dan efisien. Tak heran, jutaan pengguna di seluruh dunia tertarik ikut menambang “mata uang masa depan” ini langsung dari ponsel mereka.

Dalam prosesnya, Pi Network mengandalkan Stellar Consensus Protocol (SCP) dan algoritma Federated Byzantine Agreement (FBA)—mekanisme konsensus yang lebih hemat energi dibanding sistem Proof-of-Work milik Bitcoin. Sistem ini dikenal sebagai Proof of Consensus (PoC), yang lebih menekankan pada kepercayaan antar pengguna jaringan ketimbang kekuatan komputasi.

Janji Inklusif, Tapi Bukan Tanpa Risiko

Meskipun digadang-gadang sebagai kripto yang “mudah diakses siapa saja”, kemudahan ini bukan tanpa konsekuensi. Tidak adanya perangkat keras khusus memang memudahkan, namun juga membuka celah baru—mulai dari akun palsu hingga potensi eksploitasi jaringan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Tim Pi Network menjawab tantangan itu dengan membagi fase pengembangan menjadi tiga tahap: Pioneer (penambangan dasar oleh pengguna), Validator (verifikasi transaksi), dan Ekosistem (pengembangan aplikasi dan perdagangan terbuka). Saat ini, banyak pengguna masih berada di fase awal, menunggu janjinya untuk bisa memperjualbelikan Pi Coin secara terbuka di bursa utama.

Yang menarik, meskipun belum tersedia luas di pasar terbuka dan nilainya belum sepenuhnya stabil, Pi sudah memiliki basis komunitas yang kuat. Sebagian pengguna menganggap ini sebagai aset masa depan, sementara yang lain memilih menunggu dan melihat, waspada pada potensi jebakan spekulatif.

Pi Network mencoba menempuh jalan berbeda di dunia kripto. Bukan soal siapa yang punya GPU lebih kuat, melainkan siapa yang punya jaringan dan komitmen untuk aktif. Namun, seperti halnya proyek kripto lainnya, masa depan Pi tetap dipenuhi tanda tanya besar: Akankah berhasil membentuk ekosistem nyata? Atau akan tergilas oleh proyek lain yang lebih agresif di pasar terbuka? (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: DigitalKripto
Previous Post

Dua Remaja Beraksi Curi Motor di Pasar Raya Sangatta Kutim, Salah Satunya Berusia 16 Tahun

Next Post

MTQ Kaltim 2025 Gunakan e-Scoring dan e-Makro, Tak Lagi Kertas dan Pulpen

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Next Post
MTQ Kaltim 2025 Gunakan e-Scoring dan e-Makro, Tak Lagi Kertas dan Pulpen

MTQ Kaltim 2025 Gunakan e-Scoring dan e-Makro, Tak Lagi Kertas dan Pulpen

Comments 1

  1. Ping-balik: Harga Bitcoin Stabil, Pasar Kripto Cerna Data Inflasi AS dan Tarik-Ulur Tarif Dagang - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved