• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Progres Koperasi Merah Putih Balikpapan Terkendala Lahan, Satu Sudah Beroperasi

Suriadi Said by Suriadi Said
20 April 2026 | 15:18
Reading Time: 2 mins read
0
Progres Koperasi Merah Putih Balikpapan Terkendala Lahan, Satu Sudah Beroperasi

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan, Heruressandy Setya Kusuma. (Syahrul/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PENGEMBANGAN Pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Balikpapan mulai menunjukkan kemajuan, meski masih terkendala keterbatasan lahan. Dari sembilan titik pembangunan, satu koperasi telah beroperasi di kawasan Graha Indah, sementara lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan, Heruressandy Setya Kusuma, mengatakan unit di Graha Indah menjadi yang pertama rampung dan kini sudah melayani masyarakat. Keberadaan koperasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi warga di tingkat kelurahan.

PILIHAN REDAKSI

Lahan Koperasi Merah Putih di Bontang Sesuai RTRW

Lahan Koperasi Merah Putih di Bontang Sesuai RTRW

18 Juni 2026 | 21:43
Gerai Mulai Dibangun, 6 Koperasi Merah Putih Bontang Belum Bayar Sewa Lahan

Gerai Mulai Dibangun, 6 Koperasi Merah Putih Bontang Belum Bayar Sewa Lahan

16 Juni 2026 | 14:26

“Yang sudah selesai dan beroperasi saat ini baru satu di Graha Indah,” ujar Heruressandy kepada Pranala.co, Senin (20/4/2026).

Sementara itu, lima lokasi lain mencatat progres pembangunan di atas 50 persen, masing-masing berada di Karang Joang, Manggar, Manggar Baru, Teritip, dan Gunung Bahagia. Adapun tiga titik lainnya, termasuk Batu Ampar dan Sepinggan Baru, masih berada pada tahap awal pembangunan.

Di sisi kelembagaan, total 34 koperasi telah terbentuk di berbagai kelurahan. Namun, tidak seluruhnya dapat segera dibangun karena terkendala ketersediaan lahan yang sesuai peruntukan.

Heruressandy mengakui persoalan lahan menjadi tantangan utama dalam percepatan program ini. Ia menekankan pentingnya kejelasan status dan peruntukan lahan milik pemerintah untuk mendukung pembangunan koperasi.

“Hambatan utama memang pada lahan. Idealnya, aset pemerintah memiliki peruntukan yang jelas, termasuk untuk koperasi,” katanya.

Pemerintah kota saat ini masih berkoordinasi dengan instansi terkait guna memanfaatkan aset daerah yang tersedia. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan koperasi di titik-titik yang belum berjalan optimal.

Dari sisi operasional, koperasi yang telah berjalan difokuskan pada distribusi barang subsidi melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Produk yang disalurkan meliputi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gula, dan minyak goreng sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Kerja sama distribusi elpiji juga tengah dijajaki.

Namun demikian, koperasi belum memperoleh dukungan modal usaha. Untuk sementara, aktivitas usaha masih bergantung pada penyaluran barang subsidi dari BUMN.

“Bantuan modal usaha belum tersedia. Saat ini koperasi masih mengelola distribusi barang subsidi,” ujar Heruressandy.

Ke depan, KKMP direncanakan berkembang menjadi pusat layanan kebutuhan pokok layaknya minimarket bagi anggota. Jika terdapat kelebihan stok, penjualan juga dapat dilakukan kepada masyarakat umum dengan tetap mengacu pada HET.

Program pembangunan koperasi ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan didukung pemerintah pusat melalui Danantara dengan penugasan kepada Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana.

Struktur pengurus koperasi berasal dari masyarakat setempat yang ditetapkan melalui musyawarah kelurahan, dengan lurah sebagai ketua pengawas. [SR]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Koperasi Merah Putih
Previous Post

Jadwal Kapal Pelni Bontang Periode Mei 2026, KM Binaiya dan Egon

Next Post

Ditinggal Mudik, Toko di Jalan Poros Bontang–Samarinda Disatroni Maling, Rp70 Juta Raib

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Next Post
Ditinggal Mudik, Toko di Jalan Poros Bontang–Samarinda Disatroni Maling, Rp70 Juta Raib

Ditinggal Mudik, Toko di Jalan Poros Bontang–Samarinda Disatroni Maling, Rp70 Juta Raib

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16
Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

15 Juli 2026 | 13:45

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved