• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

WFH ASN Samarinda; Absensi 3 Kali Sehari Berbasis GPS hingga Pakai Seragam

Suriadi Said by Suriadi Said
11 April 2026 | 20:27
Reading Time: 2 mins read
0
WFH ASN Samarinda; Absensi 3 Kali Sehari Berbasis GPS hingga Pakai Seragam

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan OPD, camat, dan lurah, Jumat (10/4/2026) di Kantor Bapperida Samarinda. [Foto Prokopim]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEMERINTAH Kota Samarinda bersiap memasuki babak baru dalam pola kerja aparatur sipil negara (ASN). Mulai 17 April 2026, kebijakan Work From Home (WFH) akan diterapkan setiap hari Jumat. Namun, di balik fleksibilitas lokasi kerja, aturan ketat justru menjadi penekanan utama.

Keputusan ini ditegaskan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan OPD, camat, dan lurah, Jumat (10/4/2026) di Kantor Bapperida Samarinda.

PILIHAN REDAKSI

Nasib 6 Pegawai Disdag Samarinda Masih Menggantung, Keputusan Ada di Tangan Wali Kota

Nasib 6 Pegawai Disdag Samarinda Masih Menggantung, Keputusan Ada di Tangan Wali Kota

16 Juli 2026 | 15:19
Sering Mati Lampu? PLN Ungkap Fakta Sebenarnya ke Wali Kota Samarinda

Sering Mati Lampu? PLN Ungkap Fakta Sebenarnya ke Wali Kota Samarinda

6 Juli 2026 | 17:16

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong efisiensi energi. Namun, pemerintah kota memastikan, kebijakan ini bukan sekadar mengikuti tren kerja jarak jauh.

Dalam arahannya, Andi Harun menegaskan bahwa WFH bukan berarti kebebasan bekerja tanpa batas. ASN tetap wajib menjalankan tugas secara penuh, hanya berpindah lokasi dari kantor ke rumah.

“Ini bukan Work From Anywhere. Pegawai tetap harus berada di rumah selama jam kerja,” tegasnya.

Ia mengingatkan, seluruh pegawai tetap harus mengenakan pakaian dinas sesuai ketentuan, menjaga komunikasi aktif, serta siap merespons instruksi atasan kapan pun dibutuhkan.

Untuk memastikan kebijakan berjalan efektif, Pemkot Samarinda menyiapkan sistem pengawasan berbasis digital. Presensi dilakukan secara daring sebanyak tiga kali sehari—pagi, siang, dan sore.

Tak hanya itu, sistem absensi akan terintegrasi dengan GPS guna memastikan pegawai benar-benar berada di lokasi yang telah ditentukan.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan kebijakan WFH yang berpotensi menurunkan kinerja aparatur.

Pemerintah kota tidak main-main dalam menegakkan aturan. Sanksi disiplin telah disiapkan bagi ASN yang melanggar, mulai dari pemotongan tunjangan hingga tindakan lebih berat.

Bahkan, bagi pelanggaran serius seperti manipulasi lokasi menggunakan perangkat ilegal, ancaman sanksinya bisa berujung pada pencopotan jabatan hingga pemberhentian dengan tidak hormat.

“Ini soal integritas. Semua akan terdeteksi oleh sistem,” ujar Andi Harun mengingatkan.

Kebijakan WFH ini akan mulai diuji coba Jumat mendatang. Pemerintah kota berencana melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk mengukur efektivitasnya, baik dari sisi kinerja maupun efisiensi energi.

Para pimpinan OPD diminta segera menyosialisasikan aturan tersebut kepada seluruh pegawai di lingkungan kerja masing-masing agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Di satu sisi, WFH membuka peluang efisiensi energi dan fleksibilitas kerja. Namun di sisi lain, tantangan terbesar justru terletak pada kedisiplinan aparatur.

Pemkot Samarinda tampaknya ingin menegaskan satu hal: bekerja dari rumah bukan berarti bekerja seenaknya. Jika berjalan sesuai rencana, kebijakan ini bukan hanya soal penghematan energi, tetapi juga ujian integritas bagi seluruh ASN di Kota Tepian. [ril/dias]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: ASN SamarindaWali Kota SamarindaWork From Home
Previous Post

Sanitasi Buruk Picu Stunting, Bontang Percepat Program Zero BABS

Next Post

Balikpapan Perluas Lahan Sawah, Target 50 Hektare di Gunung Binjai

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Balikpapan Perluas Lahan Sawah, Target 50 Hektare di Gunung Binjai

Balikpapan Perluas Lahan Sawah, Target 50 Hektare di Gunung Binjai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16
Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

15 Juli 2026 | 13:45

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved