• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Balikpapan Perluas Lahan Sawah, Target 50 Hektare di Gunung Binjai

Suriadi Said by Suriadi Said
11 April 2026 | 21:15
Reading Time: 2 mins read
0
Balikpapan Perluas Lahan Sawah, Target 50 Hektare di Gunung Binjai

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

DI TENGAH tingginya ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menata ulang strategi. Arah kebijakan kini difokuskan pada satu hal mendasar: memperkuat produksi pangan dari dalam wilayah sendiri.

Kawasan Gunung Binjai, Balikpapan Timur, menjadi titik tumpu. Di lokasi inilah, pemerintah mendorong pengembangan lahan pertanian hingga mencapai sekitar 50 hektare dalam beberapa tahun ke depan.

PILIHAN REDAKSI

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

13 Juli 2026 | 14:39

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya jangka panjang membangun ketahanan pangan daerah.

“Perluasan lahan menjadi langkah penting untuk memperkuat produksi pangan lokal,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Selama ini, sekira 80 persen kebutuhan pangan Balikpapan masih dipasok dari luar daerah. Kondisi tersebut membuat kota ini rentan terhadap gangguan distribusi maupun fluktuasi harga.

Situasi itulah yang mendorong pemerintah untuk memperkuat sektor hulu pertanian. Tidak hanya mengoptimalkan lahan yang sudah ada, tetapi juga membuka area baru yang dinilai potensial.

Gunung Binjai menjadi salah satu kawasan yang dinilai memiliki prospek. Dalam beberapa waktu terakhir, luas lahan pertanian di kawasan tersebut meningkat dari sekitar 26 hektare menjadi 40 hektare.

Capaian ini menjadi sinyal awal bahwa pengembangan sektor pertanian lokal mulai bergerak ke arah yang lebih konkret.

Pengembangan lahan tidak dilakukan tanpa arah. Pemerintah menargetkan peningkatan produksi gabah sebagai komoditas utama penopang kebutuhan pangan.

Menurut Bagus, hasil dari pencetakan sawah baru diharapkan mampu menghasilkan gabah kering yang dapat mendukung ketersediaan beras di Balikpapan.

“Ini bagian dari upaya memperkuat pasokan pangan dari dalam daerah,” katanya.

Berdasarkan hasil pemetaan, masih terdapat potensi tambahan lahan sekitar 10 hektare yang bisa dikembangkan di kawasan tersebut. Dengan demikian, target total 50 hektare dinilai realistis untuk dicapai secara bertahap.

Namun, pemerintah menyadari bahwa perluasan lahan saja tidak cukup. Infrastruktur pendukung menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan program ini.

Sejak 2025, Pemkot Balikpapan telah mulai membenahi sektor pertanian dari sisi infrastruktur. Sejumlah program dijalankan, seperti pembangunan jalan usaha tani, rehabilitasi lahan, hingga pencetakan sawah baru.

Ke depan, hingga 2027, pembangunan akan difokuskan pada jaringan irigasi, peningkatan kualitas lahan, serta akses distribusi hasil pertanian.

Langkah ini diharapkan mampu memastikan hasil produksi tidak hanya meningkat, tetapi juga dapat tersalurkan dengan baik ke masyarakat.

Wawali Balikpapan menegaskan, upaya menuju kemandirian pangan bukanlah pekerjaan yang bisa selesai dalam waktu singkat. Ketergantungan terhadap pasokan luar daerah akan tetap ada, namun secara perlahan ditekan.

“Ini strategi jangka panjang. Kita kurangi ketergantungan secara bertahap dengan memperkuat pertanian lokal,” jelas Wawali Balikpapan, Bagus. [sr]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BalikpapanLahan SawahSektor Pertanian
Previous Post

WFH ASN Samarinda; Absensi 3 Kali Sehari Berbasis GPS hingga Pakai Seragam

Next Post

Diduga Meninggal sejak 4 Hari, Jasad Sopir 66 Tahun Ditemukan di Sangatta, Kutim

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Next Post
Diduga Meninggal sejak 4 Hari, Jasad Sopir 66 Tahun Ditemukan di Sangatta, Kutim

Diduga Meninggal sejak 4 Hari, Jasad Sopir 66 Tahun Ditemukan di Sangatta, Kutim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved