• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

5 Perusahaan Tambang di Kutim Terdampak Penurunan Produksi

Suriadi Said by Suriadi Said
14 April 2026 | 07:49
Reading Time: 2 mins read
0
5 Perusahaan Tambang di Kutim Terdampak Penurunan Produksi

Rapat koordinasi Pemkab Kutim bersama perusahaan tambang, Senin (14/4/2026).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PENURUNAN produksi batu bara mulai menampakkan dampaknya di Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim). Pemerintah kabupaten setempat bergerak cepat menyiapkan langkah darurat untuk meredam potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mengancam ribuan tenaga kerja.

Sinyal bahaya itu muncul seiring pemangkasan kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang. Dampaknya tidak kecil: aktivitas produksi menyusut, sementara tekanan efisiensi kian kuat.

PILIHAN REDAKSI

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Izin IUP Kaltim Menggantung 6 Bulan, 1.500 Pekerja Tambang Kena PHK, Ekonomi Warga Lumpuh

Izin IUP Kaltim Menggantung 6 Bulan, 1.500 Pekerja Tambang Kena PHK, Ekonomi Warga Lumpuh

6 Juli 2026 | 09:36

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Trisno, mengungkapkan bahwa dari tujuh perusahaan besar yang diidentifikasi, lima di antaranya mengalami dampak signifikan.

Kelima perusahaan tersebut adalah PT Indominco Mandiri, PT Indexim Coalindo, PT Ganda Alam Makmur (GAM), PT Perkasa Inakakerta (PIK), dan PT Tawabu Mineral Resource. Sementara PT Kaltim Prima Coal (KPC) dilaporkan belum terdampak langsung.

“Penurunan produksi berkisar 20 hingga 40 persen. Potensi PHK itu nyata, dan karena itulah kami bergerak untuk mitigasi secepat mungkin,” ujar Trisno usai rapat koordinasi di Kantor Bupati Kutim, Senin, 13 April 2026.

Alih-alih langsung mengambil langkah PHK, pemerintah daerah mendorong perusahaan menempuh skema efisiensi yang lebih adaptif.

Beberapa opsi yang dibahas antara lain pengurangan jam lembur, pengaturan ulang shift kerja, hingga efisiensi operasional di area stockpile. Selain itu, perusahaan juga didorong melakukan mutasi antarunit kerja serta menerapkan sistem kerja bergilir (merumahkan sementara pekerja) dengan tetap memperhatikan hak-hak dasar pekerja.

“Kami meminta perusahaan tidak semata melihat ini sebagai persoalan bisnis, tetapi juga dampaknya terhadap stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat,” kata Trisno.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Kutim bersama perusahaan sepakat membawa persoalan ini ke tingkat pusat. Audiensi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dijadwalkan dalam waktu dekat.

Saat ini, pemerintah daerah tengah menyusun kajian komprehensif mengenai dampak sosial dan ekonomi akibat pengurangan produksi. Data dari masing-masing perusahaan ditargetkan rampung pekan depan.

Kajian tersebut akan menjadi dasar permohonan penyesuaian kuota produksi, dengan harapan perusahaan tetap dapat beroperasi pada level yang memungkinkan mempertahankan tenaga kerja.

Trisno menegaskan, pengurangan produksi tidak hanya berdampak pada perusahaan, tetapi juga berpotensi memicu efek berantai di masyarakat.

“Kalau penurunan ini terlalu dalam, efeknya bisa meluas. Bukan hanya bisnis, tapi juga menyangkut stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kutai Timur selama ini menjadi salah satu daerah yang bertumpu pada sektor tambang batu bara. Karena itu, setiap perubahan kebijakan produksi langsung berimbas pada dinamika ekonomi lokal. [RIL]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pekerja TambangPemutusan Hubungan KerjaTambang Batu Bara
Previous Post

Cara Baru Bapenda Bontang: Pajak Dijemput, Warga Tak Perlu Repot

Next Post

Manchester United Tumbang di Old Trafford

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Next Post
Manchester United Tumbang di Old Trafford

Manchester United Tumbang di Old Trafford

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved