• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Rupiah Nyaris Rp17 Ribu, Menkeu Purbaya Yakin Penguatan Tinggal Tunggu Waktu

Suriadi Said by Suriadi Said
19 Januari 2026 | 21:34
Reading Time: 2 mins read
0
THR 2026 ASN, TNI, dan Polri Disiapkan Rp55 Triliun, Cair Awal Ramadan THR 2026 ASN, TNI, dan Polri Disiapkan Rp55 Triliun, Cair Awal Ramadhan Rupiah Nyaris Rp17 Ribu, Menkeu Purbaya Yakin Penguatan Tinggal Tunggu Waktu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, JAKARTA – Nilai tukar rupiah sempat membuat pelaku pasar menahan napas. Pada penutupan perdagangan Senin (19/1), rupiah melemah hingga Rp16.955 per dolar AS. Angka itu nyaris menembus level psikologis Rp17.000.

Namun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap tenang. Ia optimistis rupiah akan segera berbalik menguat.

PILIHAN REDAKSI

Rupiah Nyaris Rp18.000 per Dolar AS, DPR Singgung ‘Kode Kemerdekaan 17-8-45’

Rupiah Nyaris Rp18.000 per Dolar AS, DPR Singgung ‘Kode Kemerdekaan 17-8-45’

19 Mei 2026 | 16:58
1 Dolar AS Tembus 1,1 Juta Rial, Mata Uang Iran Cetak Rekor Terendah

1 Dolar AS Tembus 1,1 Juta Rial, Mata Uang Iran Cetak Rekor Terendah

14 Januari 2026 | 07:36

“Pergerakan nilai tukar sangat bergantung pada fundamental ekonomi,” kata Purbaya mengutip Antara.

Menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia masih solid. Salah satu indikatornya terlihat jelas di pasar saham.

Pada hari yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mencetak rekor baru. IHSG ditutup di level 9.133,87. Itu menjadi All Time High tertinggi sepanjang sejarah.

“IHSG kan all time high. Kalau indeks naik setinggi itu, pasti ada aliran dana asing yang masuk,” ujarnya.

Ia menegaskan, lonjakan IHSG tidak mungkin terjadi tanpa kehadiran investor global. Masuknya dana asing, kata dia, akan berdampak langsung pada pasokan dolar di dalam negeri.

“Kalau suplai dolar bertambah, tinggal tunggu waktu rupiah menguat,” ucapnya.

Purbaya juga menepis isu lain yang berkembang di pasar. Ia membantah anggapan bahwa pelemahan rupiah dipicu rencana penunjukan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Isu tersebut, menurutnya, lahir dari kekhawatiran sebagian pihak soal independensi bank sentral.

“Orang berspekulasi kalau Thomas masuk BI, independensinya hilang. Saya pikir tidak akan begitu,” tegasnya.

Ia memastikan, masuknya unsur pemerintah ke Bank Indonesia tidak akan mengganggu independensi kebijakan moneter. Pemerintah, kata dia, tetap menghormati peran dan kewenangan bank sentral.

Sebagai bendahara negara, Purbaya menegaskan pemerintah akan terus menjaga fondasi ekonomi. Upaya akselerasi pertumbuhan akan diperkuat agar stabilitas makro tetap terjaga.

Di sisi lain, pelemahan rupiah juga dipengaruhi faktor global. Pengamat pasar mata uang dan aset digital, Ibrahim Assuaibi, menilai tekanan datang dari ketidakpastian eksternal.

Salah satunya adalah ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pemerintah AS berencana mengenakan tarif 10 persen terhadap delapan negara Eropa yang menolak rencana Washington mengakuisisi Greenland.

Selain itu, pasar juga masih diliputi keraguan. Investor belum yakin apakah Federal Reserve akan memangkas suku bunga dua kali sepanjang tahun ini.

Kombinasi sentimen global tersebut membuat dolar AS kembali menguat. Dampaknya terasa di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia.

Meski begitu, pemerintah tetap percaya diri. Dengan fundamental ekonomi yang dinilai kuat dan arus modal yang mulai masuk, rupiah diyakini tak lama lagi akan menemukan jalannya untuk menguat kembali. (RE/ANT)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: DollarRupiah
Previous Post

Sabu 101 Gram Disembunyikan dalam Popcorn, Polres Kukar Ringkus Pria di Tenggarong Seberang

Next Post

Jadwal Liga Champions Tengah Pekan, Inter Milan vs Arsenal Paling Dinanti

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Next Post
Jadwal Liga Champions Tengah Pekan, Inter Milan vs Arsenal Paling DinantiJadwal Liga Champions Tengah Pekan, Inter Milan vs Arsenal Paling Dinanti Leg Pertama Perempat Final Liga Champions Bergulir, Bayern vs Inter, Arsenal Tantang Real Madrid

Jadwal Liga Champions Tengah Pekan, Inter Milan vs Arsenal Paling Dinanti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved